Sunday, November 08, 2009

[media-bali] E-Book Tanah Air Korporatokrasi. Cicak-cicak (Rakyat) Bersatulah!

 

Kita terpana dengan ulah Anggodo mengobok-obok institusi kejaksaan, kepolisian hingga mengkriminalkan KPK. Bayangkan bagaimana Anggodo lainnya (yang lebih kakap mengobok-obok negeri ini). Belum lagi bila pemainnya adalah 'kaum modal' multinasional dan transnasional seperti yang dibeberkan oleh Jonhns Perkins dalam 'Confession of an Economic Hit Man'. Perkinsi menyebutkan "senjata mereka adalah laporan-laporan keuangan yang penuh tipu muslihat, pemilihan umum yang curang, hadiah (payoffs), pemerasan, seks, dan pembunuhan".

 

Inilah momentumnya, cicak-cicak bersatulah berjuang sampai titik terjauh yang bisa kita lakukan. Melampui Buaya Lawan Godzilla

 

Kasihan Indonesia, Kasihan Rakyat Indonesia?

 

Tidak.

 

KAMI ADA! KAMI TIDAK TAKUT!

INDONESIA BERANI LAWAN KORUPSI.

INDONESIA BERANI  LAWAN PENINDASAN DAN PENGHISAPAN.

 

 

Dalam bukunya yang laris manis 'Confession of an Economic Hit Man', John Perkins (2004)menyebut korporatokrasi. Sebutan ini merujuk kepadasebuah kekaisaran global (global empire) yang memilikitiga pilar, korporasi, perbankan, dan pemerintah. Katanya, korporatokrasi bukan sebuah konspirasi, tetapi pilar-pilarnya menjunjung nilai dan tujuan bersama. Salah satu fungsi utama dari korporatokrasi adalah melanggengkan, memperluas dan memperkuat sistem secara terus-menerus. Nilai dan tujuan bersama, serta system yang dimaksud tak lain adalah sistem kapitalis.

Buku itu sendiri lebih bertutur tentang an Economic Hit Man (EHMs). Kalau menerjemahkannya secara bebas berarti para pembunuh professional ekonomi. Dalam logat (slang) bahasa Inggris, hit man berarti seseorang yang disewa oleh sebuah sindikat kriminal sebagai pembunuh profesional. Dengan EHMs Perkins (2004:ix) maksudkan adalah para professional bergaji sangat tinggi, yang menipu seluruh negeri dengan trilyunan dollar. Mereka menyalurkan uang dari World Bank, USAID, dan organisasi keuangan internasional yang lain ke dalam brankas korporasikorporasi raksasa dan saku segelintir keluarga-keluarga kaya yang mengontrol sumber daya alam di planet ini. Senjata mereka adalah laporan-laporan keuangan yang penuh tipu muslihat, pemilihan umum yang curang, hadiah (payoffs), pemerasan, seks, dan pembunuhan.


Dipetik dari aritel Arianto Sangaji Historis Korporatokrasi (Cengkeraman Modal terhadap Negara) di Indonesia dalam e-book ini!

 

Untuk unduh e-book silah kunjung

 

http://lenteradiatasbukit.blogspot.com/2009/11/e-book-tanah-air-korporatokrasi.html

 





__._,_.___
.

__,_._,___

No comments: