Wednesday, July 29, 2009

[media-bali] Press Release ENTTF tentang Komodo [1 Attachment]

 
[Attachment(s) from paradiso timur included below]



__________________________________________________________
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

__._,_.___

Attachment(s) from paradiso timur

1 of 1 File(s)

Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___

Tuesday, July 28, 2009

[media-bali] Undangan press conference peluncuran Buku Keranda Emas - antologi puisi 21 penulis Bali [2 Attachments]

 
[Attachment(s) from satrio welang included below]

Yang Terhormat Rekan Media,


Bali menunjukkan pesonanya tak hanya lewat wisata alam, tari, musik dan budayanya, tapi juga kesusastraan. Lewat Buku Kumpulan Puisi 21 penulis Bali bertajuk Keranda Emas, insan muda Bali ingin menunjukkan bahwa kita juga bisa menghasilkan karya-karya yang indah dan tak kalah menariknya, serta melalui buku ini kami ingin merangkul insan muda Bali berbakat melalui sebuah buku sebagai medai aktualisasi dan apresiasi. Komunitas dan individu berbakat sering kali kurang mendapat tempat untuk menunjukkan karyanya, maka dalam buku ini kami mencoba mengapresiasikan karya anak bangsa - Bali.

Kami dari panitia peluncuran buku puisi Keranda Emas ingin mengundang rekan-rekan media untuk hadir pada press conference peluncuran buku puisi Keranda Emas - antologi puisi 21 penulis muda Bali.

Hari, tanggal : Minggu, 2 Agustus 2009
Waktu          : 15.00 WITA
Tempat        : Alliance Française Denpasar
                     Jalan Raya Puputan I No. 13A
                     Renon, Denpasar 80235
                     Bali

21 Penulis 'Keranda Emas'
Wayan Sunarta, Pranita Dewi, Muda Wijaya, Moch Satrio Welang, Giri Ratomo, Saraswita Laksmi, Hendra Utay, Joan Ro, A.A. Santiasa Putra, Raden Prakiyul Wahono, Kadek Surya Kencana, Arya Lesmana, Dwi Putri Rejeki, Ida Ayu Dewi Arini, Noviana Kusumawardani,  Dwitra J Ariana, Haris Lawera, Putu Rastiti, Made Purnamasari, Ketut Sudiani dan Achmad Obe Marzuki 
                        
Andaikata rekan media tertarik dan bersedia untuk datang pada press conference peluncuran buku Keranda Emas, maka kami harapkan dapat menginformasikan kembali kehadiran rekan media melalui email  theyouthcorner.bali@gmail.com . Jika rekan media merasa perlu untuk mendapatkan informasi lebih mengenai kegiatan peluncuran buku ini atau mengenai buku Keranda Emas, silahkan langsung menghubungi kami melalui email ini pula. Kami harapkan rekan media dapat berpartisipasi guna mendukung komunitas dan kreativitas remaja Bali.

Terima kasih kami ucapkan atas kesediaan dan ketertarikannya akan event ini.

Salam hangat,


I Putu Eka Dharmartha
tim peluncuran buku Keranda Emas
www.kerandaemas.blogspot.com
081-9162-50530



--
-------------------------------------------

The Youth Corner Bali
youngsters in touch

online media portal for Balinese youth
enriching Balinese youth with educational events and informations
(blog and english radio program)

p.         +62 361 857 4545
web.     theyouthcorner-bali.blogspot.com
e.         theyouthcorner.bali@gmail.com
yg.       theyouthcorner_bali@yahoogroups.com
fb ID.    Yowana Bali
twitter.  theyouthcorner
YM.      theyouthcorner.bali


Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs pribadi Anda?
Buat Pingbox terbaru Anda sekarang!

__._,_.___

Attachment(s) from satrio welang

1 of 1 Photo(s)

1 of 1 File(s)

Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Finance

It's Now Personal

Guides, news,

advice & more.

Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Sitebuilder

Build a web site

quickly & easily

with Sitebuilder.

.

__,_._,___

[media-bali] PROGRAM MAL BALI GALERIA BULAN AGUSTUS 2009 [2 Attachments]

 
[Attachment(s) from Detra_Ajuz included below]

DATANG & KUNJUNGI MAL BALI GALERIA DI BULAN AGUSTUS 2009

 

MAL BALI GALERIA MEMPERSEMBAHKAN

"HAPPY SHOPPING ON AUGUST"

 

PAMERAN/ EXHIBITION

07 S/D 16 AGUSTUS 2009 || MBG FURNITURE EXPO DI DOME LANTAI 1

20 S/D 23 AGUSTUS 2009 || BNI PROPERTY EXPO DI DOME LANTAI 1

29 AGST S/D 13 SEP 2009 || PERFECT HEALTH EXPO DI DOME LANTAI 1

 

ACARA/ EVENT

01 AGUSTUS 2009, OPENING PROGRAM HAPPY SHOPPING AT MAL BALI GALERIA

JAM 11.00 DI LOBBY SELATAN MBG

 

03,06,10,13,17,20,24,27 AGUSTUS 2009, ACOUSTIC CORNER

JAM 19.00 DI GALERIA FOOD TERRACE

 

16 AGUSTUS 2009, MATAHARI – CARDINAL MODEL COMPETITION

JAM 18.30 DI MATAHARI DEPT STORE MAL BALI GALERIA

 

16 AGUSTUS 2009, LAUNCHING ALBUM BAND INDONESIA III

JAM 19.00 DI GALERIA FOOD TERRACE

 

18 AGUSTUS 2009, FASHION SHOW MERAH PUTIH

JAM 18.00 DI AREA GARDEN

 

22 AGUSTUS 2009, LOMBA BALITA BINTANG ANMUM

JAM 10.00 DI ATRIUM BARAT

 

ACARA INI DIDUKUNG SEPENUHNYA OLEH : ANAKRADIO PRODUCTIONS, CNC MODELS DAN HARDROCK RADIO BALI

 

JANGAN LUPA IKUTI..PROGRAM HAPPY SHOPPING

PERIODE : 1 AGUSTUS S/D 31 OKTOBER 2009

 

CARANYA : SETIAP PEMBELANJAAN RP. 150.000,- ( BERLAKU KELIPATAN & PENGGABUNGAN ) DI MAL BALI GALERIA DAPAT DITUKARKAN DENGAN VOUCHER PIN UNTUK MENDAPATKAN POIN UNDIAN.

 

DOUBLE POINT UNTUK SETIAP PEMBELANJAAN DI HARI SENIN – JUMAT.

 

RAIH : 1 BUAH SUZUKI SWIFT & 9 handphone I PHONE YANG AKAN DIUNDI 1 NOVEMBER 2009 DI MAL BALI GALERIA

 

MORE INFO : 0361 – 755277

 

ACARA INI DI DUKUNG OLEH : CITIBANK, SUZUKI UNITED INDOBALI & TELKOMSEL
More INFO :

Detra Ajuz
Ass Event & Promotions Manager
Mal Bali Galeria
Simpang Dewa Ruci - Kuta Bali
Telp : 0361 - 755277
Mobile :08155716000
Email : dtra_ajuz@yahoo.com/mbg.detra@idp.co.id



__._,_.___

Attachment(s) from Detra_Ajuz

2 of 2 Photo(s)

Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Finance

It's Now Personal

Guides, news,

advice & more.

New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Sitebuilder

Build a web site

quickly & easily

with Sitebuilder.

.

__,_._,___

Monday, July 27, 2009

[media-bali] Invitation for Book Launching - Keranda Emas, Antologi Puisi 21 Penulis Bali

 

Apa jadinya jika 21 penulis Bali berkumpul dan berkarya dalam sebuah buku Puisi...???? Temukan jawabannya dalam acara Peluncuran Buku Puisi "KERANDA EMAS - Antologi Puisi 21 Penulis bali"


NewestYC_Keramas-Poster.jpg


--
-------------------------------------------

The Youth Corner Bali
youngsters in touch

online media portal for Balinese youth
enriching Balinese youth with educational events and informations
(blog and english radio program)

p.         +62 361 857 4545
web.     theyouthcorner-bali.blogspot.com
e.         theyouthcorner.bali@gmail.com
yg.       theyouthcorner_bali@yahoogroups.com
fb ID.    Yowana Bali
twitter.  theyouthcorner
YM.      theyouthcorner.bali

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Finance

It's Now Personal

Guides, news,

advice & more.

Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Sell Online

Start selling with

our award-winning

e-commerce tools.

.

__,_._,___

Sunday, July 26, 2009

[media-bali] Ciné Club #22 @ Kebun AF Denpasar, 31 Juli 2009 [1 Attachment]

 
[Attachment(s) from Liza Irman included below]

 (Version française plus bas)

(For English Version scroll down)

 

 

Yayasan Lembaga Indonesia Perancis / Alliance Française Denpasar mengundang anda untuk datang ke pemutaran film:

Ciné Club (Spesial Keluarga)

"Sitcom"

 

Karya François Ozon

Menampilkan Evelyne Dandry, François Marthouret, Marina De Van

Perancis | komedi drama | 1998 | 85 min.

 

VFSA: Versi Prancis dengan teks Inggris

 

Sang ayah seorang insinyur, sang ibu membagi waktunya antara kelas kebugaran dan jadwal psikoterapi, si anak laki-laki seorang mahasiswa ilmu hukum dan sangat serius, si anak perempuan seorang seniman, serta seorang pembantu yang sedikit gila. Singkat cerita, sebuah keluarga biasa. Semua yang tampak harmonis itu akan berantakan dengan datangan tokoh yang tidak diharapkan : seekor tikus.

 

Info lebih lanjut:

http://www.afdenpasar.org/index.php?option=com_content&task=view&id=27&Itemid=91&lang=indonesia

 

 

Jumat, 31 Juli 2009 | pk. 19.00

GRATIS -  Terbuka untuk umum

 

Di: Kebun AF Denpasar

Jl. Raya Puputan I, No.13A

Renon, Denpasar

Peta:

http://www.afdenpasar.org/index.php?option=com_content&task=view&id=19&Itemid=84&lang=indonesia

 

-------------------------------------------------------------------------------------------------------

 

L'Alliance Française de Denpasar vous invite à :

Ciné Club (Spécial Portrait de Famille)

« Sitcom »

 

Réalisé par François Ozon

Avec Evelyne Dandry, François Marthouret, Marina De Van

France | comédie dramatique | 1998 | 85 min.

 

VFSA : Version Française Sous-titrée en Anglais

 

Le père est ingénieur, la mère partage son temps entre ses cours de gym et ses séances de psychothérapie, le fils est un étudiant en droit fort sérieux, la fille est artiste et la femme de ménage un peu fofolle. Bref, une famille ordinaire. Toute cette apparente harmonie va éclater avec l'arrivée d'un personnage inattendu : un rat.

 

Pour plus d'informations:

http://www.afdenpasar.org/index.php?option=com_content&task=view&id=27&Itemid=91&lang=french

 

Vendredi, 31 juillet 2009 | 19h00

Gratuit !

 

Le jardin de l'Alliance Française Denpasar

Jl. Raya Puputan I, No.13A

Renon, Denpasar

Plan:

http://www.afdenpasar.org/index.php?option=com_content&task=view&id=19&Itemid=84&lang=french

 

-------------------------------------------------------------------------------------------------------

 

Alliance Française Denpasar would like to invite you to :

Ciné Club (Special Portrait of Family)

 "Sitcom"

 

By François Ozon

With Evelyne Dandry, François Marthouret, Marina De Van

France | comédie dramatique | 1998 | 85 min.

 

VFSA : French version with English subtitles

 

The adventures of an upper-class suburban family abruptly confronted with the younger brother's discovery of his homosexuality, the elder sister's suicide attempt and sado-masochist tendencies, and the intrusion of a very free-spirited maid and her husband... And it all started with the arrival in the family of an innocent looking rat... 

 

Further info:

http://www.afdenpasar.org/index.php?option=com_content&task=view&id=27&Itemid=91&lang=english

 

Friday, July 31st 2009 | 7.00 p.m

Free !

 

The French Institute / Alliance Française - Denpasar

Jl. Raya Puputan I, No.13A

Renon, Denpasar

Map:

http://www.afdenpasar.org/index.php?option=com_content&task=view&id=19&Itemid=84&lang=english

 

 

 

 

Liza Irman

Chargée de mission culturelle

 

_____________________________

Alliance Française de Denpasar

Jl. Raya Puputan I, n° 13A

Renon - Sumerta Kelod

Denpasar 80235

Bali, INDONESIA

Tel./Fax : (00 62 361) 234 143

 

www.afdenpasar.org

culture@afdenpasar.org

 


__._,_.___

Attachment(s) from Liza Irman

1 of 1 Photo(s)

Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Finance

It's Now Personal

Guides, news,

advice & more.

Biz Resources

Y! Small Business

Articles, tools,

forms, and more.

New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

.

__,_._,___

[media-bali] Waspadalah Bali!

 

Waspadalah Bali!

Anand Krishna*
(Radar Bali, Senin 27 Juli 2009)

 
 
Bali pernah menjadi korban pemboman yang dilakukan oleh para penjahat berkedok agama, maka ia dapat memahami duka Jakarta, ketika hotel J.W.Marriott dan Ritz Carlton dibom pada tanggal 17 Juli yang lalu.

Kita semua berdoa, kita semua berharap bahwa kejadian serupa tak terulangi lagi. Tentunya doa dan harapan adalah kekuatan batin yang masih harus  ditunjang oleh kekuatan mental, emosional, intelektual, dan fisik. Berdoa dan berharap saja tidak cukup.

Apa yang terjadi di Jakarta, bisa saja terulang lagi, di Bali, atau di mana pun jua – bila kita terlena dan tidak waspada.

Seperti yang diyakini oleh Jenderal (Purn.) A. M. Hendropriyono dalam mempertahankan disertasi Doktoralnya yang berjudul "Terorisme dalam kajian Filsafat Analitika" (Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, 25-07-2009), terorisme dimulai dari pikiran manusia.

Keyakinan mantan ketua Badan Intelijen Nasional ini selaras dan seirama dengan keyakinan banyak peneliti, penulis dan pengamat terorisme. Namun, adalah pengalaman nyata di medan laga yang membuat Jenderal Hendropriyono beda. Ia seolah sedang menyampaikan "berita pandang mata", yang tidak dapat diabaikan.

Perang melawan para teroris bisa saja dilakukan dengan gaya George Bush atau gaya lain yang sepenuhnya mengandalkan kekuatan militer. Namun, kekuatan militer saja tidak dapat menghentikan teroris-"me". Para teroris bisa dijatuhi hukuman dan digantung atau ditembak, tetapi teroris-"me" tidak dapat dihentikan dengan cara itu.

Terorisme juga tidak dapat dihentikan dengan sekedar memperbaiki ekonomi dan kondisi sosial lainnya, sebagaimana diyakini banyak pejabat dan pemuka agama. Saya tidak mengatakan bila kedua hal tersebut tidak penting. Jelas penting. Perbaikan ekonomi dan kondisi sosial adalah tugas dan kewajiban negara, institusi-institusi keagamaan dan lain sebagainya.

Namun, perbaikan ekonomi dan kondisi sosial saja tidak dapat meniadakan terorisme. Karena, terorisme tidak tumbuh diatas lahan tersebut. Terorisme tumbuh diatas lahan pikiran: mental, emosional dan intelektual.

Para teroris, sebagaimana dikatakan oleh Jenderal Hendropriyono, bukanlah orang gila. Mereka bukanlah orang-orang berpendidikan rendah. Mereka membunuh, dan bahkan rela mati karena ideologi yang mereka yakini dan cintai.

Dan, ideologi itu tertanam dalam benak mereka, diatas lahan pikiran mereka. Itu pula yang membuat para pelaku aksi kejahatan di Bali masih bisa ketawa-ketiwi ketika dijatuhi hukuman. Mereka masih bisa bersorak dan berteriak histeris di tengah ruang sidang.

Ideologi yang tertanam di dalam benak mereka itu membuat mereka berseberangan dengan segala sesuatu yang mereka anggap bathil, jahat. Dan, bagi mereka "modernitas" adalah kebathilan. "Demokrasi" adalah kejahatan.

Celakanya, ideologi anti modernitas dan anti demokrasi ini tidak hanya tertanam di dalam benak para teroris, tetapi juga di dalam benak sebagian masyarakat yang lain. Masyarakat ini kemudian berkelompok, serta mengadakan hubungan dan kerjasama dengan kelompok-kelompok serupa di dalam maupun luar negeri.

Kelompok non-teroris ini bisa saja tidak terlibat dalam pemboman secara fisik, tetapi tetap menjadi radikal dan ekstremis dalam hal cara pandang dan perilaku sosial mereka.

Jenderal Hendropriyono secara khusus menyebut tiga kelompok asal Timur Tengah, yang terbukti merepotkan wilayah tersebut. Banyak negara-negara Arab malah melarang mereka. Anehnya, di Indonesia mereka malah bertumbuh, dan berkembang subur.

Salah satu kelompok diantaranya, sebagaimana diberitakan oleh Prof. Dr. Greg Barton dari Monash University Australia  ("Jemaah Islamiyah: Radical Islamism in Indonesia", 2005) malah memperoleh dukungan dari berbagai elemen, termasuk seorang mantan menteri.

Kelompok-kelompok ini memang tidak secara langsung terlibat dalam aksi teror. Namun, adalah rahasia umum bila mereka yang bersahabat atau berafilliasi dengan kelompok-kelompok tersebut juga berlaga di lembaga-lembaga pendidikan dimana beberapa teroris pernah memperoleh "pendidikan".

Saat ini pun masih ada politisi dan partai-partai politik yang walau enggan menyatakan kasmaran mereka secara terbuka, namun selalu berempati terhadap mereka.

Berarti, ideologi para teroris bukanlah monopoli mereka saja. Masih banyak elemen-elemen lain yang meyakini ideologi yang sama.

Tanggal 21 Juli yang lalu, salah satu kelompok mengadakan pertemuan akbar di Jakarta yang juga menghadirkan beberapa agamawan dari luar negeri. Secara jelas dan tegas, mereka menyampaikan seruan bagi perubahan dasar kita bernegara.

Di negeri lain, barangkali pertemuan seperti itu  dianggap subversi, makar, dan semua yang hadir di tangkap. Di negeri kita tidak. Kita baru belajar ber-demokrasi, sehingga anarki pun kadang disalahartikan sebagai demokrasi.

Kita sedang menghadapi orang-orang, saudara-saudara kita sendiri, yang sedang mengalami krisis identitas. Dalam pertemuan yang saya sebut diatas, bahasa pengantarnya pun Arab, dan bukan lagi bahasa Indonesia. Pancasila sebagai dasar negara ingin mereka ganti dengan syariah agama, yang tentunya sesuai dengan pemahaman mereka. Kepala negara bukan lagi seorang Presiden, tetapi seorang khalifa.

Ideologi berbasis salah satu agama, dan bukan nilai-nilai universal keagamaan sebagaimana telah terakomodir dalam butir-butir Pancasila, jelas dapat memecah belah bangsa kita yang terdiri dari sekian banyak kelompok agama.

Solusi yang ditawarkan oleh Jenderal Hendropriyono, yaitu revitalisasi Pancasila, rasanya merupakan satu-satunya solusi. Tidak ada solusi lain. Terorisme bermula dari pikiran, maka harus berakhir dalam pikiran juga. Mesti dihadapi dengan pikiran juga. Sudah saatnya bangsa ini tidak sekedar meyakini Pancasila sebagai ideologi negara, tetapi berpikir Pancasila, berperasaan Pancasila, dan berperilaku Pancasila.

Bali mesti waspada terhadap ancaman ideologi-ideologi anti Pancasila. Rakyat Bali mesti bersikap lebih arif dan mendukung partai-partai yang komitmennya terhadap Pancasila jelas dan tegas, dan tidak berurusan dengan elemen-elemen anti-Pancasila di pusat.

Bali mesti waspada terhadap partai-partai penebar pesona yang lain di Bali dan lain pula di pusat. Mereka kurang percaya diri. Bali, jangan berpikir bila apa yang terjadi di pusat tidak akan mempengaruhimu. Waspadalah!


*Aktivis Spiritual, penulis hampir 130 buku (www.anandkrishna.org)


Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang!

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___